Slide Show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di berita gadget dan kesehatan Lisboa369
Tampilkan postingan dengan label MacBook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MacBook. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 November 2016

Laptop Harga Ekonomis Desain Macbook

Laptop Harga Ekonomis Desain Macbook

Laptop Harga Ekonomis Desain Macbook


Lisboa369 - MacBook besutan Apple merupakan laptop yang menjadi idaman banyak orang. Ukurannya yang ramping dan ringan, membuatnya mudah dibawa ke mana-mana. Sayangnya, harga laptop MacBook tidak murah.

Bagi penggila desain dan ukuran MacBook yang praktis dan berkelas namun terkendala oleh budget, PineBook bisa menjadi alternatif terbaik buat kamu.


PineBook adalah laptop murah berbasis Linux yang mendukung beberapa distro Linux dan Android. Selain murah, daya tarik laptop bikinan Pine64 ini juga terletak pada desainnya yang tipis dan mirip dengan MacBook Air besutan Apple.


Bagian tertipis dari PineBook hanya memiliki ketebalan 6,1 mm dan yang paling tebal 1,2 cm. Untuk bobotnya sendiri hanya memiliki berat sekitar 1,2 kg, tergolong cukup ringan. Meski begitu, PineBook tetap dilengkapi dengan keyboard ukuran penuh dan touchpad multi-touch.

Dilansir Lisboa369 dari media AS, ada 2 varian PineBook. Pertama yaitu varian layar 11 inci dengan harga US$89 atau sekitar Rp 1,2 jutaan. Sementara, varian kedua memiliki layar 14 inci dengan harga US$99 atau Rp 1,4 jutaan.

Untuk spesifikasinya, PineBook ditenagai chipset bikinan Allwinner A64. Dengan prosesor berbasis ARM Cortex-A53 64-bit, Quad Core dengan kecepatan 1,2GHz, GPU Mali-400MP2, berpadu dengan RAM sebesar 2GB.


PineBook dibekali memori internal 16GB yang dapat diperluas hingga 256GB menggunakan microSD untuk menunjang kinerja pemakaian. Ada juga kamera 1,2 megapiksel, mikrofon, Bluetooth, WiFi, dan baterai 10.000 yang diklaim tahan lama. Serta, port mini HDMI sehingga kamu dapat menghubungkan ke layar eksternal yang lebih besar untuk presentasi.

Bagian terbaik dari laptop ini dapat menjalankan Linux atau Android, seperti Ubuntu, Debian, Raspbian dan lainnya. Bahkan, kamu dapat menjalankan Windows IOT juga.



Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub

Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0
Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473
Read More » >

Jumat, 28 Oktober 2016

Apple Geser MagSafe Dengan USB-C di MacBook

Apple Geser MagSafe Dengan USB-C di MacBook 

Apple Geser MagSafe Dengan USB-C di MacBook 


Lisboa369.com - Salah satu detil kecil yang membuat MacBook unik dan menarik adalah MagSafe, konektor berbahan magnet yang berfungsi sebagai pengisi daya baterai. Malangnya, fitur ciri khas MacBook itu kini justru dihapus oleh Apple.

MagSafe menghubungkan kabel pengisian daya ke MacBook dengan memanfaatkan magnet. Fitur ini membuat kabel bisa bertengger dengan kuat dan stabil saat mengisi daya, namun gampang lepas.


Dengan demikian, MagSafe berguna melindungi kabel charger dan port pengisian Anda dari kerusakan yang terjadi akibat sentakan mendadak.

Misalnya saat kabel charger yang terpasang di MacBook itu tak sengaja tersangkut kaki Anda, maka MagSafe membuat kabel lepas dengan mudah, tanpa merusak port laptop Anda.

Sayangnya, sebagaimana dilansir Lisboa369 dari The Verge, Jumat (28/10/2016), Apple benar-benar membunuh fitur MagSafe dan menggantinya dengan port USB-C di MacBook terbaru.

MacBook 2015 dan tiga varian MacBook Pro terbaru sama sekali tak menggunakan MagSafe. Hanya ada port USB-C biasa untuk berbagai keperluan, mulai dari mengisi daya hingga memindahkan data.

Sebagai ganti MagSafe, Apple memang memberikan empat port USB-C yang seluruhnya bisa dipakai untuk mengisi daya. Hal ini tentu merupakan fitur yang praktis dan menarik, namun tentu saja berbeda.

Seperti diketahui, konektor pengisian daya cenderung mengunci port USB-C. Artinya, konektor tersebut melekat lebih erat ketimbang MagSafe. Ketika tanpa sengaja pengguna menyentak kabel pengisian daya, bisa jadi konektor tersebut tetap terpasang erat dan laptop justru ikut tersentak.

Tapi pengguna tak perlu bingung. Bila masih menginginkan MagSafe, setidaknya fitur yang mirip dengannya, masih ada perusahaan di luar Apple yang merilis MagSafe untuk USB-C.

Bentuk alat tambahan ini mungkin kurang elegan karena memberikan tonjolan tambahan di port pengisian daya. Namun setidaknya bisa berfungsi sebagaimana MagSafe pada MacBook lawas.

Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub

Lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0
Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473
Read More » >