Slide Show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di berita gadget dan kesehatan Lisboa369
Tampilkan postingan dengan label Lapak Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lapak Online. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2016

Wacana Kominfo Hadirkan Sistem Akreditasi E-Commerce

Wacana Kominfo Hadirkan Sistem Akreditasi E-Commerce


Wacana Kominfo Hadirkan Sistem Akreditasi E-Commerce


Lisboa369.com - Salah satu hambatan yang dihadapi oleh pelaku jual beli online adalah penipuan online. Diakui Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) Aulia Marianto, yang menjadi masalah utama dalam penipuan online bukan sistem, tapi lebih kepada edukasi akan kesadaran konsumen dan si penjual.

"Penipuan online ada memang dan terjadi. Tapi itu lebih kepada masalah edukasi dibanding kepada masalah sistem dan lain-lain. Lebih kepada kita tidak aware kita sebagai pembeli atau penjual mengamati tingkah laku itu," tutur Aulia.


Info Gadget - Ia kemudian membandingkan dengan jual beli secara offline, dimana penipuan juga kerap terjadi. "Penipuan online tuh kecil sekali kemungkinannya. Kalaupun ada ya paling 0,0001%," ujarnya.

"Kalau memang merasa tertipu, bisa dicek penjualnya. Bisa dicek dia punya PT di Google. Nah, maka dari itu kami dan teman-teman di e-commerce kerap memberikan tips bagaimana menghindari agar jeli dalam membeli," katanya.

Masih dalam konteks yang sama, pemerintah melalui Kementerian Kominfo memiliki wacana untuk menghadirkan sistem akreditasi di setiap e-commerce yang ada. Adanya akreditasi e-commerce ini semata-mata bertujuan untuk perlindungan bagi konsumer.

Prosesnya akan sepenuhnya diserahkan kepada asosiasi, dalam hal ini idEA. Ditanya soal itu, Aulia membenarkan adanya proses akreditasi. - Agen resmi IONClub

"Akreditasi itu merupakan sebuah usaha-usaha dari asosiasi, dimana menghimbau kalau masyarakat ingin belanja online maka belanja lah di situs yang dipercayai. Jangan hanya melihat dari bagusnya situs," terang Aulia.

Namun proses akreditasi ini sepertinya butuh waktu, lantaran masih proses legalisasi.



Baca juga
  • Virtual Reality Buatan Microsoft Rilis di Enam Negara
  • Taksi Tanpa Awak Tabrak Truk di Singapura
  • Modem Berteknologi 5G Besutan Qualcomm

Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub

Lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0
Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473
Read More » >

Rabu, 12 Oktober 2016

Tiap Akun Medsos Jual Jasa dan Barang Dikenai Pajak


Tiap akun di media sosial yang jual jasa dan barang akan dikenai pajak.


Lisboa369.com - Pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), berencana untuk mengenakan pajak terhadap pengguna yang memakai akunnya untuk menjual jasa atau barang di media sosial.

Media sosial yang dimaksud, antara lain Instagram, Facebook, forum online Kaskus, dan sejenisnya. Ini berarti selebgram yang mempromosikan sebuah produk di Instagram, penjual di Facebook, dan Kaskuser yang berjualan di forum jual beli (FJB) akan dikenai pajak.

Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Kemenkeu Yon Arsal mengatakan, pemerintah kemungkinan bisa mendapatkan pemasukan hingga 1,2 miliar dollar AS atau setara Rp 15,6 triliun, jika bisa menarik pajak dari kegiatan di media sosial tersebut.

“Online marketplace, daily deals, penjualan langsung, dan para endorser merupakan subyek pajak jika mereka memiliki pemasukan yang mesti dilaporkan,” terang Yon..


“Sekarang kami sedang diskusi untuk memutuskan cara yang efektif dalam menerapkan pajak ini, juga membicarakan kemungkinan menerapkan tarif pajak yang berbeda untuk masing-masing jenis bisnis (di media sosial itu),” imbuhnya.

Seperti diketahui, media sosial di Indonesia telah menjelma menjadi sebuah pasar. Baik di Instagram, Facebook, Kaskus, maupun sejenisnya, orang bisa dengan mudah menemukan berbagai barang dagangan. Jenisnya pun beragam, mulai dari tas merek Channel, sepatu, biskuit makanan anjing, laptop, hingga iPhone 7.

Selain itu, sejumlah orang yang memiliki banyak followers di Instagram (selebgram) atau media sosial lain memang kerap memberikan layanan iklan. Bentuknya berupa endorse (promosi) terhadap barang atau jasa tertentu.

Namun, selama ini pemerintah belum mengenakan pajak pada kegiatan tersebut. Pasalnya, bisnis online yang menjadi subyek pajak masih terbatas pada bisnis yang memiliki pemasukan minimal Rp 4,8 miliar per tahun.

Menurut Yon, sekarang pemerintah sedang menggodok langkah baru. Untuk pengguna yang melakukan endorse (misalnya selebgram), pemerintah akan membandingkan laporan pajak mereka dengan kegiatan di akun media sosial masing-masing.

Kementerian Keuangan juga akan meminta bantuan pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk melacak transaksi dan penjualan online.


Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub

Lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0
Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473

Read More » >

Rabu, 28 September 2016

Cara Agar Lapak Online Anda Dilirik Calon Pembeli

Cara agar lapak online Anda bisa dilihat orang lain di internet atau media sosial.



Cara agar lapak online Anda bisa dilihat orang lain di internet atau media sosial, ada tiga poin yang harus diperhatikan.


Pertama Foto produk, kedua copywriting dan ketiga adalah promosi. Itulah tiga hal utama yang diperhatikan Head of Business Partner Bukalapak Rahmat Danu Andika saat jadi pembicara di workshop bertajuk 'Pengembangan Pemasaran Karya Kreatif Melalui Media Online' di Semarang, 27 september 2016, yang berkolaborasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Menurut Rahmat, selama ini masih banyak pelapak online yang tidak memperhatikan tiga poin tersebut. Padahal dampaknya cukup signifikan untuk menarik perhatian calon pembeli.

"Banyak yang foto barangnya di atas ubin retak. Deskripsinya juga misalnya hanya 'barang ori BGS BGT'. Nah, yang beli jadi bingung," ungkapnya.

Dalam workshop tersebut, pelapak diajarkan cara memberikan foto barang dagangan agar menarik salah satunya dengan pencahayaan atau membuat studio boks mini dari kardus yang tutorialnya sudah banyak disebarkan di media sosial atau internet. Cara memotret produk juga harus didampingi dengan pengemasan produk yang sebagus mungkin.

"Bisa pakai studio mini kardus, buat sendiri. Biasanya itu untuk memotret produk makanan freeze atau barang lainnya," Rahmat melanjutkan.

Kemudian copywriting alias penulisan dekripsi pada produk. Rahmat menjelaskan diskripsi produk harus jelas dan dimengerti oleh para calon pembeli. Bahasanya juga bisa disesuaikan dengan target pembeli agar bisa lebih menarik.

"Misal menjual barang dari perca, bisa dideskripsikan ini barang olah ulang dan memperkerjakan warga. Mungkin secara sosial itu bisa lebih menarik," imbuhnya.

Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub


Lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0
Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473
Read More » >