Slide Show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di berita gadget dan kesehatan Lisboa369
Tampilkan postingan dengan label Galaxy Note 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galaxy Note 7. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Desember 2016

Dua Peneliti Temukan Penyebab Terbakarnya Galaxy Note 7

Dua Peneliti Temukan Penyebab Terbakarnya Galaxy Note 7

Dua Peneliti Temukan Penyebab Terbakarnya Galaxy Note 7


Lisboa369 - Dua peneliti membongkar hardware dari Samsung Galaxy Note 7, untuk mengetahui penyebab terbakarnya perangkat tersebut.

Menurut dua peneliti tersebut, terbakarnya baterai Galaxy Note 7 disebabkan karena rancangan desain baterai yang terlalu agresif, benar-benar di ambang batas antara kapasitas dan keamanan.

Dua peneliti dari Instrumental seperti dikutip Lisboa369, membongkar unit Galaxy Note 7 dan periksa komponen hardwarenya demi mencari jawaban dari misteri terbakarnya perangkat tersebut.


Dari situ diketahui Lisboa369, desain Galaxy Note 7 ternyata bisa membuat baterai tertekan, meski dalam penggunaan normal.

Baterai memang didesain agar bisa mengembang dan mengempis saat arus listrik mengalir di dalamnya. Namun desain ukuran baterai dan ruangan yang terlalu sempit di bodi Galaxy Note 7 tidak memungkinkan hal itu terjadi.

Jika baterai tidak bisa "bernafas", maka bentuk fisiknya yang mengembang bisa tertekan. Tekanan inilah yang membuat arus listrik di dalamnya tidak stabil sehingga efeknya bisa meledak.

Menurut Instrumental, para ahli pendesain baterai perangkat elektronik biasanya memberi ruang sisa. Sekitar 10 persen dari ukuran baterai adalah hitungan kasarnya.

Sementara, ukuran baterai dan kompartemen di Galaxy Note 7 disebut Instrumental tidak memiliki ruang yang lega.

"Baterai berikut bahan adesifnya setebal 5,2 mm, sehingga ruang tersisanya hanya 5,2 mm saja, seharusnya ada jarak 0,5 mm dengan kompartemen baterai," tulis Instrumental.

Inilah yang di awal tadi disebut dengan desain yang agresif dan berada di ambang batas.

Desain baterai yang lebih besar dengan kompartemen yang sempit memang telah diantisipasi oleh Samsung. Engineer menambahkan wadah aluminum di antara baterai dan komponen PCB agar tidak saling bersentuhan.

"Engineer Samsung jelas ingin mencari keseimbangan antara risiko manufaktur yang agresif untuk memaksimalkan kapasitas baterai, sembari berusaha melindungi komponen internalnya," jelas Instrumental.

Pertanyaan berikutnya adalah, mengapa Samsung membikin baterai yang sedemikian agresif? Jawabnya adalah inovasi.

Inovasi berarti menembus dan meningkatkan batasan. Untuk sesuatu yang inovatif dan baru, seseorang harus mendesain ujian terbaik yang bisa dipikirkan, dan memvalidasi bahwa desain itu lolos ujian tadi.


Pengujian baterai butuh waktu lama, bisa tahunan. Ribuan baterai juga diperlukan untuk diuji sehingga hasilnya signifikan.

Kemungkinan proses manufaktur baterai Samsung juga telah berubah seiring waktu dan pengembangan, sehingga baterai versi terbaru itu tidak diuji dengan alat yang sama dengan sample baterai pertama yang dibuatnya.

Dengan kata lain, alat pengujian disesuaikan agar desain baterainya lolos uji. Dilansir Lisboa369 dari media AS pada Oktober lalu juga mengatakan bahwa alat uji baterai yang dimiliki Samsung berbeda dengan vendor lain.

Samsung menguji baterainya sendiri, sementara Apple dan pabrikan perangkat lain mempercayakan kepada laboratorium milik pihak ketiga yang telah mendapat sertifikat dari Amerika Serikat (AS).


Baca juga :



Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub

Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0

Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473
Read More » >

Senin, 07 November 2016

Galaxy Note 7 Yang Belum Ditukar Kena Blok Internetnya

Galaxy Note 7 Yang Belum Ditukar Kena Blok Internetnya

Galaxy Note 7 Yang Belum Ditukar Kena Blok Internetnya


Lisboa369 - Masih banyak pemilik Galaxy Note 7 yang tak mau menukarkan perangkatnya. Samsung pun mengambil langkah tegas, mereka akan memblokir koneksi internet Galaxy Note 7 yang masih aktif digunakan.

Untuk langkah awal, Samsung bekerja sama dengan operator-operator seluler di Selandia Baru akan memutus akses internet dan koneksi seluler Galaxy Note 7 mulai 18 November mendatang.

Dengan demikian, pasca 18 November 2016, seluruh Galaxy Note 7 di Selandia Baru tidak akan bisa dipakai mengakses internet dari operator mana pun. Selain itu, mereka juga akan dibatasi dalam melakukan panggilan telepon dan berkirim SMS.

Informasi yang dirangkum Lisboa369 dari Cnet, Minggu (6/11/2016), menyebutkan bahwa tindakan tegas itu diambil karena masih ada sejumlah pengguna yang nekat memakai Galaxy Note 7. Padahal, perusahaan dan operator telekomukasi Selandia Baru telah menyerukan agar mereka mengembalikan ponsel tersebut.

Samsung pun telah memberikan update software untuk membatasi agar baterai Galaxy Note 7 hanya terisi 60 persennya saja saat diisi ulang.

“Operator telekomunikasi telah mengontak pemilik Galaxy Note 7 dan memintanya mengembalikan ponsel tersebut untuk ditukar dengan unit pengganti atau refund. Tindakan memutus akses internet ini mestinya bisa membantu menarik seluruh ponsel yang tersisa,” terang CEO New Zealand Telecommunications Forum, Geoff Thorn.

Hingga kini belum diketahui Lisboa369 apakah Samsung juga akan menerapkan langkah serupa di negara lain, seperti Amerika Serikat atau Indonesia. Pasalnya, orang-orang yang menolak mengembalikan Galaxy Note 7 itu tak cuma ada di Selandia Baru, tapi tersebar juga di negara lain.

Beberapa waktu lalu, puluhan pengguna mengeluh karena Galaxy Note 7 miliknya sekonyong-konyong terbakar atau meledak.


Samsung kemudian menanggapi keluhan itu dengan menarik seluruh unit Galaxy Note 7 untuk ditukar dengan unit pengganti yang lebih aman. Seiring penarikan, diketahui bahwa kebakaran dan ledakan pada ponsel disebabkan oleh cacat pada baterai.

Pasca penggantian unit, kasus serupa tetap terjadi. Galaxy Note 7 yang telah ditukar dan dinyatakan aman oleh Samsung tetap saja terbakar.

Raksasa teknologi Korea Selatan itu pun memutuskan menghentikan seluruh produksi Galaxy Note 7. Pengguna yang masih memakai ponsel tersebut diminta untuk segera mengembalikannya.

Namun tak semua orang taat pada permintaan pengembalian unit tersebut. Bahkan ada yang membuat sebuah grup khusus di Facebook, beranggotakan orang-orang yang sepakat menolak mengembalikan Galaxy Note 7.

Grup tersebut mulai dibuka pada 12 Oktober 2016 oleh Jay Ringgold yang berasal dari California, Amerika Serikat. Hingga saat ini, anggotanya sudah mencapai lebih kurang 740 orang.


    Baca juga



Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub

Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0
Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473
Read More » >

Selasa, 11 Oktober 2016

Samsung Hentikan Penjualan dan Produksi Galaxy Note 7

Samsung Hentikan Penjualan dan Produksi Galaxy Note 7

Samsung Hentikan Penjualan dan Produksi Galaxy Note 7


Lisboa369.comSamsung mengumumkan untuk mengakhiri produksi dan penjualan Galaxy Note 7 di seluruh dunia, Selasa (11/10/16), setelah melakukan penarikan produk besar-besaran di pasar pada bulan September 2016 dan serangkaian insiden lanjutan terbakarnya unit pengganti Galaxy Note 7.

"Menempatkan keselamatan pelanggan sebagai prioritas utama, kami telah memutuskan untuk menghentikan penjualan dan produksi Galaxy Note 7," tulis Samsung dalam sebuah pernyataan.


"Samsung akan meminta semua operator dan mitra ritel global untuk menghentikan penjualan dan pertukaran Galaxy Note 7."

Langkah ini diambil Samsung setelah melakukan penarikan kembali 2,5 juta unit Galaxy Note 7 di 10 negara pada September lalu. Samsung mulai menggulirkan perangkat pengganti Galaxy Note 7 pada Oktober, namun sejumlah konsumen melaporkan unit pengganti itu masih bermasalah pada komponen baterai.

Dalam sepekan, setidaknya ada 5 perangkat pengganti Galaxy Note7 yang terbakar.

Perusahaan finansial Credit Suisse memprediksi Samsung mengalami kerugian sebesar US$17 miliar atau sekitar Rp221 triliun jika benar-benar menghentikan penjualan Galaxy Note 7, yang berarti Samsung mengalami hilang penjualan sebanyak 19 juta unit ponsel dari siklus produk Galaxy Note 7 ini.


Baca juga


Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub

Lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0
Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473
Read More » >

Minggu, 09 Oktober 2016

Terulang Lagi Galaxy Note 7 Terbakar di Tangan Anak Kecil


Terulang lagi Galaxy Note 7 terbakar di tangan anak kecil berusia 13 tahun di AS.


Lisboa369.com - Gadis cilik usia 13 tahun Abby Zuis dari Farmington sedang menggenggam Note 7 yang notabene adalah produk 'baru' yang ia terima pasca Samsung recall semua lininya.

Berdasarkan laporan media lokal KSTP News, Note 7 itu adalah miliknya. Note 7 tersebut dibalut oleh case pelindung berwarna putih dan merah jambu.

Saat sedang menggenggamnya, Zuis mengaku merasa ada sensasi panas seperti terbakar dari ponselnya. Kemudian ia meletakkannya ponsel itu, lalu sontak Note 7 mengeluarkan asap.

Note 7 milik Zuis terbakar dan melelehkan case pelindungnya itu.

Zuis mengalami luka bakar kecil di bagian ibu jarinya. Selebihnya ia baik-baik saja.

Ayah Zuis mengatakan, awalnya mereka membeli Note 7 pada Agustus lalu. Kemudian mereka mendapat barang ganti yang baru sekitar tanggal 21 September kemarin.

"Kami ingin memastikan kepada para konsumen bahwa perusahaan secara serius mencatat semua laporan. Kami berkomitmen terhadap upaya yang akan dilakukan kepada keluarga Zuis," ucap perwakilan Samsung.


Setelah proses pergantian produk Note 7, sudah ada sejumlah kasus serupa yang dialami oleh pengguna dari berbagai negara.

Sebelumnya Note 7 milik Brian Green dari Indiana yang hendak terbang dengan pesawat Southwest Airlines dari Louisville ke Baltimore juga mengeluarkan asap.

Insiden itu membuat pihak penerbangan melakukan evakuasi penumpang.

Lalu belum lama ini, pengguna asal Taiwan bernama Lai juga mengalami kasus serupa. Note 7 miliknya terbakar di saku celana saat ia sedang berjalan santai.

Pihak Samsung sejauh ini mempublikasikan pernyataan resmi di situsnya, yang secara langsung mengatakan bahwa perusahaan telah mengetahui adanya insiden Note 7 pasca pengembalian produk versi baru.

"Kami melanjutkan investigasi terhadap kasus yang dilaporkan untuk mengetahui penyebabnya. Kami akan bagikan hasilnya secepat mungkin," tulis Samsung.



Info Gadget Dan Kesehatan Agen Resmi Ionclub

Lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line            : lisboa369
WeChat          : Lisboa369
Pin bb          : 2C061DC0
Skype           : lisboa_369
WhatsApp        : +66924855473
Read More » >

Kamis, 15 September 2016

Solusi Samsung Mencegah Galaxy Note 7 Terbakar


Lisboa369.com - Samsung menemukan solusi untuk mencegah lebih banyak lagi korban Galaxy Note 7 terbakar.


Samsung dilaporkan berhasil menemukan cara untuk mencegah lebih banyak lagi korban Galaxy Note 7 yang baterainya meledak atau terbakar. Solusi ini dikatakan bersifat sementara, hingga semua unit Galaxy Note 7 yang bermasalah telah ditarik seluruhnya dari peredaran.

Samsung diberitakan telah memasang iklan besar-besaran di media Korea Selatan tentang rencana ini. Samsung bekerja sama dengan operator seluler negara tersebut untuk menyebarkan update tersebut. "Ini salah satu langkah untuk mengedepankan keselamatan untuk konsumen, kami meminta maaf karena telah menimbulkan ketidaknyamanan," demikian tulis pernyataan resmi Samsung.

Baca juga

Dikutip dari Android Headlines, Rabu (14/9/2016), solusi dari Samsung berupa update firmware secara over the air (OTA). Solusi tersebut dikatakan sudah akan dirilis pada 20 September 2016.

Update firmware ini dikatakan akan membatasi kapasitas baterai yang bisa diisi ulang, dari semula 100 persen menjadi 60 persen saja.

Kemungkinan, batas 60 persen itu ditetapkan Samsung sebagai batas aman daya baterai agar tidak terjadi korsleting yang menimbulkan percikan api.

Dengan batasan itu, daya baterai yang dimiliki Galaxy Note 7 akan menjadi 2.100 mAh saja, dari kapasitas sebenarnya 3.500 mAh. Daya tersebut diyakini Samsung cukup bagi pengguna yang terpaksa harus menggunakan perangkatnya untuk kebutuhan tertentu.

Update firmware ini ditujukan bagi pemilik Galaxy Note 7 versi lama yang belum ditukar atau belum mendapatkan unit pengganti dari Samsung yang dilengkapi dengan baterai yang tidak bermasalah.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473
Read More » >

Selasa, 13 September 2016

Maskapai Penerbangan Di Tanah Air Melarang Penggunaan Galaxy Note 7


Lisboa369.com - Garuda Indonesia dan beberapa maskapai penerbangan di tanah air melarang penggunaan Galaxy Note 7 di dalam pesawat.


Pihak manajemen maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan Lion Air turut menerapkan aturan yang dikeluarkan oleh otoritas penerbangan sipil Federation Aviation Administration (FAA) terkait pelarangan pemakaian Galaxy Note 7 di dalam pesawat.

Sriwijaya Air langsung memberlakukan aturan tersebut ke seluruh penumpang pesawatnya. Hal itu dikonfirmasi oleh Senior Manager Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono.

"Kita approve untuk aturan itu. Jadi kalau aturan FAA kita pasti ikuti. Itu kan peraturan tertinggi dalam dunia airlines," kata Agus kepada KompasTravel via telepon, Minggu (11/9/2016).

Menurut Agus, pihaknya telah mensosialisasikan aturan FAA kepada semua unit-unit sejak hari Jumat (8/9/2016). Ia mengatakan, aturan tersebut juga berlaku untuk semua ponsel saat berada di dalam pesawat.

"Kita gak melihat produknya tapi semua handphone. Karena untuk unsur safety-nya, untuk mematikan seluruh handphone selama penerbangan. Juga khusus untuk Galaxy Note 7. Apalagi sudah ditemukan kasus baru oleh FAA. Jumat itu kita beritahu semua unit," ujar Agus.

Lion Air

Meski sudah memastikan akan menerapkan aturan khusus penggunaan Galaxy Note 7, Lion Air belum memberlakukan aturan tersebut kepada para penumpangnya.

"Kami juga mengeluarkan pengumuman mengenai ini (FAA). Pengumuman akan di-publish hari ini dan berlaku secepatnya," kata Public Relation Manager Lion Air, Andy Saladin kepada KompasTravel via telepon, Minggu.

Ia mengungkapkan, nantinya penumpang diperbolehkan membawa perangkat Galaxy Note 7 ke dalam pesawat tapi tak boleh dihidupkan atau di-charge pada saat di dalam pesawat. Ia menyebutkan, pelarangan ini berlaku khusus perangkat Galaxy Note 7.

Saat KompasTravel lebih jelas menanyakan kapan aturan FAA akan diberlakukan di Lion Air, Andy belum merespon lebih lanjut.

Sebelumnya, FAA mengeluarkan pernyataan seputar Galaxy Note 7. Menurut FAA, Galaxy Note 7 kini dikategorikan sebagai benda berbahaya yang bisa menimbulkan percikan api (fire hazard) saat di udara.

Otoritas meminta penumpang pesawat terbang tidak menghidupkan, apalagi menggunakan Galaxy Note 7 di dalam pesawat, sepanjang penerbangan. Hal tersebut menyusul banyaknya insiden Galaxy Note 7 yang terbakar atau meledak diduga akibat baterai.

Garuda Indonesia dan maskapai lain

Sebelumnya, maskapai nasional Garuda Indonesia telah menerapkan kebijakan serupa. Pihak Garuda Indonesia tidak melarang penumpangnya membawa Galaxy Note 7 ke dalam pesawat selama mengikuti ketentuan yang berlaku. 

Maskapai lain yang tercatat turut memberlakukan aturan khusus ini adalah AirAsia Indonesia.

“Penumpang AirAsia dan AirAsia X yang membawa Samsung Galaxy Note 7 diharuskan mematikan perangkat tersebut hingga turun dari pesawat,” kicau AirAsia melalui akun Twitternya, Sabtu (10/9/2016).

AirAsia Indonesia melarang penumpang menyalakan atau mengisi baterai Galaxy Note 7 selagi berada di dalam pesawat. Ponsel itu juga tak boleh dibawa dalam bagasi penumpang, harus di bawa ke kabin.

Singapore Airlines turut mengeluarkan pernyataan senada, demikian pula dengan Malaysia Airlines.

Sebelumnya, tiga maskapai Australia, yakni Qantas, Virgin Australia, dan Jetstar telah lebih dulu melarang penumpang menggunakan Galaxy Note 7 di dalam pesawat.

Tanggapan Samsung

Atas keluarnya aturan khusus untuk pemakaian Galaxy Note 7 di maskapai Garuda Indonesia dan maskapai lainnya, Samsung Indonesia memberikan rujukan pernyataan resmi dari Samsung pusat.

"Prioritas nomor satu kami adalah keselamatan pengguna. Kami meminta pengguna untuk menonaktifkan Galaxy Note 7 milik mereka dan melakukan penukaran unit sesegera mungkin," kata President of Mobile Communications Business Samsung Electronics, DJ Koh dalam sebuah pernyataan tertulis yang dirilis, Sabtu (10/9/2016).

Sebelumnya, Samsung telah mengumumkan penarikan semua unit Galaxy Note 7, baik yang sudah berada di tangan konsumen, gudang dan peritel. Pemilik Galaxy Note 7 diminta mengembalikan ponsel tersebut dan dijanjikan akan mendapat unit baru.

Sebanyak 2,5 juta unit Galaxy Note 7 ditarik dari pasaran karena kendala pada baterai. Pabrikan Korea Selatan itu menjanjikan kompensasi ke pengguna atas ketidaknyamanan ini.

Di Indonesia, Samsung telah membatalkan pemesanan Galaxy Note 7 dan mengembalikan seluruh dana pemesan. Selain itu, Samsung akan memberikan kompensasi atas pembatalan pre-order tersebut. 


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473
Read More » >