Slide Show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di berita gadget dan kesehatan Lisboa369
Tampilkan postingan dengan label Anti Virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anti Virus. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Juni 2016

Avast Umumkan Antivirus Barunya, Antivirus Nitro Update


Lisboa369.com - Avast Software, produsen perangkat lunak keamanan untuk PC dan perangkat mobile mengumumkan update antivirus untuk melawan ancaman virus, Avast Antivirus Nitro Update.

Antivirus ini diklaim mampu melindungi pengguna dengan perangkat lunak keamanan yang lebih kecil dari segi ukuran dan didesain untuk memiliki kecepatan, boot time, waktu unduh, dan performa sistem yang lebih baik. Sekaligus memberikan proteksi terkini dalam melawan serangan yang datang secara konstan.

“Di Avast, prioritas kami adalah selalu memberikan perlindungan yang terbaik bagi pengguna dengan selalu mengetahui adanya ancaman baru dan yang akan datang,” kata Vince Steckler, Chief Executive Officer Avast, melalui keterangan resminya, Kamis (23/6/2016).

“Kami pun selalu memastikan bahwa produk kami bekerja secara lancar dalam perangkat pengguna dan kami mengerti bahwa pengguna tidak ingin antivirus yang di install memperlambat kerja PC mereka," sambungnya.

Bersamaan dengan diluncurkannya Nitro Update, peningkatan keamanan dan performa telah dilakukan pula pada Browser SafeZone, browser situs dengan fitur-fitur built-in Privasi dari Avast, yang mengisolasi sesi jelajah (browsing) dan memberikan pengalaman penjelajahan situs yang lebih aman dan pribadi dibandingkan dengan browser standar.

Sebuah pengujian independen yang dilakukan AV-Comparatives menemukan bahwa PC bekerja lebih cepat dengan Avast Antivirus Nitro Update ketimbang dengan Windows Defender, yang terinstal secara default pada Windows 10.

Menurut hasil pengujian, dampak yang diberikan Avast terhadap sistem adalah dua kali lebih kecil dibandingkan Windows Defender.

Avast Nitro Update melakukan sebagian analisa keamanan latar belakang untuk mengidentifikasi dan menganalisa keamanan pada cloud, sehingga mengurangi penggunaan kapasitas pemrosesan pada PC.

Pengurangan penggunaan kapasitas pemrosesan tersebut memungkinkan PC bekerja lebih cepat, tanpa interupsi daring dan dengan dampak yang minimal terhadap sistem secara keseluruhan.

Nitro Update untuk Avast Antivirus juga menawarkan deteksi serta analisa ancaman dengan teknologi baru bernama CyberCapture.

Serangan maya telah menjadi bisnis yang menguntungkan bagi para penjahat daring. Kondisi ini mengubah lansekap keamanan secara cepat sementara ancaman yang dihadapi kian canggih.

Dengan demikian, kemampuan untuk mengidentifikasi dan merespon ancaman baru secara real-time kian penting bagi keamanan perangkat pengguna.

Dengan fitur CyberCapture, yang berjalan pada sistem cloud, pengguna akan merasakan manfaat dari deteksi ancaman seketika (zero-second threat) yang mengancam keamanan perangkat mereka.

Terbebas dari kebiasaan mengandalkan update definisi, metode yang diterapkan CyberCapture adalah mengisolasi berkas-berkas yang tak dikenal dalam sebuah lingkungan yang aman dan kemudian secara otomatis melakukan komunikasi dua arah dengan tim Avast di Threat Labs untuk segera menganalisa berkas tersebut.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473
Read More » >

Kamis, 09 Juni 2016

Hindari 5 Aplikasi Populer Untuk Android Anda


Lisboa369.com - Saat ini, aplikasi menjadi sesuatu yang tak terpisahkan dari pengguna smartphone. Bagaimana tidak, dengan beragam aplikasi, pengguna dimungkinkan melakukan berbagai kegiatan seperti bermain gim ataupun menulis laporan.

Di sisi lain, beragam fungsi dan keunggulan itu ternyata tak dimiliki oleh semua aplikasi di Google Play Store. Pengguna Android harus mengakui tak semua aplikasi benar-benar membantu dan memiliki fitur mumpuni.

Bahkan, tak sedikit di antara aplikasi populer ternyata menyimpan file berbahaya atau bahkan mengancam keamanan pengguna.

Untuk itu, tim kami menghimpun aplikasi populer yang sebenarnya tak perlu dipasang di ponsel Android, seperti dikutip dari laman Make Us Of, Rabu (8/6/2016).

1. ES File Explorer

Bagi pengguna Android, ES File Explorer merupakan aplikasi explorer app yang populer dalam beberapa tahun. Selain menghadirkan beragam fitur, aplikasi ini juga memiliki tampilan yang memudahkan pengguna Android menjelajahi data yang ada di perangkatnya.

Namun, hal ini tak terjadi jika pengguna memakai versi gratis aplikasi tersebut. Beragam bloatware dan ad-ware muncul setiap saat. Tak hanya itu, notifikasi pop-up berisi ajakan untuk mengunduh aplikasi tambahan seringkali muncul tiba-tiba muncul dan tak dapat dinonaktifkan.

Sebagai alternatif, pengguna dapat memakai aplikasi OI File Manager yang sudah tersedia Google Play Store. Selain itu, ada pula aplikasi FX File Exproler dan Total Commender.

2. UC Browser
Peramban asal Tiongkok ini disebut begitu populer di Tiongkok dan India. Aplikasi ini mengklaim memiliki 'fast mode' yang mampu memuat situs lebih cepat. Mode tersebut juga mampu mengompres situs sehingga konsumsi data lebih sedikit.

Kendati demikian, peramban ini memiliki masalah keamanan terkait pelacakan. Hal itu disebabkan daftar pencarian dikirim langsung tanpa enkripsi ke Yahoo India dan Google. Daftar itu memuat nomor IMSI, nomor IMEI, ID Android, termasuk alamat Wi-Fi Mac.

Untuk pengguna yang menaruh perhatian pada keamanan, Google Chrome dan Mozilla Firefox dapat menjadi pilihan. Namun, perlu diingat bahwa tak seluruh peramban memiliki fitur keamanan yang memadai.

Selain UC Browser, Dolphin Web Browser juga memiliki masalah serupa. Peramban mobile tersebut ternyata memiliki celah keamanan yang membuat data dikirim tanpa enkripsi.

3. CLEAN it

Sesuai namanya, aplikasi ini memiliki fungsi untuk membersihkan file-file sampah yang ada di smartphone. Saking populernya, aplikasi ini sudah dipasang di lebih dari 10 juta kali dan memiliki rating tinggi.

Kendati demikian, pada dasarnya aplikasi ini tak begitu berguna sebab membersihkan cache memori tak berpengaruh pada kinerja kecepatan smartphone. Selain itu, membersihkan RAM hanya berakibat pada penggunaan daya baterai yang lebih besar.

Pun demikian, bagi Anda yang masih ingin menggunakan aplikasi dengan kemampuan serupa dapat memilih Greenify untuk menghemat daya baterai. Ada pula aplikasi SD Maid yang dapat digunakan untuk membersihkan data-data sampah.

Aplikasi lain yang juga memiliki fitur serupa adalah Clean Master. Aplikasi besutan Cheetah Mobile itu juga tak memiliki banyak kegunaan dan seringkali memunculkan iklan.

4. DU Battery Saver & Fast Charge
Aplikasi ini memiliki fungsi yang hampir mirip dengan CLEAN it. Hanya, aplikasi ini memiliki tambahan fitur untuk mempercepat pengisian daya baterai. Ada lebih dari 7,6 juta pengguna yang sudah mengunduh aplikasi ini.

Meskipun terlihat mampu mempercepat pengisian daya baterai, aplikasi ini sebenarnya tak memiliki kemampuan tersebut. Belum lagi aplikasi ini begitu banyak menampilkan iklan yang mungkin mengganggu bagi sebagian besar pengguna.

Sebagai alternatif, pengguna dapat memakai aplikasi seperti GSM Battery Monitor untuk memantau status baterai perangkat. Sementara, untuk menghemat daya pengguna dapat memilih fitur yang tersedia di aplikasi Greenify.

5. Aplikasi Anti-Virus
Saat ini, telah banyak aplikasi anti virus yang dapat ditemukan di Google Play Store. Bahkan, banyak di antaranya merupakan pengembang yang juga memiliki software anti virus untuk PC. Namun, seefektif apakah anti virus untuk perangkat Android?

Kendati tak buruk, bukan berarti sebuah perangkat Android benar-benar membutuhkan aplikasi anti virus. Salah satu alasannya adalah masih banyaknya lubang keamanan yang kadang dibuka oleh pengguna, seperti me-root perangkat atau memasang aplikasi tak resmi.

Kedua kondisi itu tentu membuka celah keamanan yang lebih besar. Namun, bukan berarti aplikasi anti virus tak memiliki kegunaan sama sekali.

Beberapa aplikasi seperti Avast dan Avira menawarkan fitur keamaan tambahan, seperti penguncian layar sampai pemblokiran panggilan.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473
Read More » >

Senin, 16 Mei 2016

Kebohongan McAfee Bisa Meretas WhatsApp Depan Media


Lisboa369.com - John McAfee, kreator software anti-virus, berusaha untuk meyakinkan para wartawan bahwa dia berhasil meretas enkripsi yang digunakan di WhatsApp. Untuk melakukan hal ini, dia mengirimkan smartphone yang telah terinfeksi malware pada wartawan. Lalu, dia berusaha untuk meyakinkan para wartawan bahwa dia bisa membaca pesan yang dikirimkan ke ponsel tersebut.

Di bulan April lalu, WhatsApp mengumumkan bahwa mereka telah menambahkan fitur enkripsi end-to-end. Mereka menyebutkan, alasan mereka menambahkan fitur ini adalah untuk meningkatkan keamanan komunikasi para pengguna mereka.

McAfee berusaha mengelabui para wartawan dengan cara mengirimkan smartphone yang sudah terinfeksi malware keylogger dan berusaha untuk meyakinkan para wartawan bahwa dia berhasil meretas enkripsi WhatsApp.

Menurut ahli keamanan siber Dan Guido, yang dihubungi oleh salah satu wartawan, McAfee berencana untuk mengirimkan dua smartphone Samsung pada wartawan dalam kotak yang masih tersegel. Lalu, karyawan McAfee akan mengunjungi kantor tempat sang wartawan bekerja untuk mengeluarkan ponsel tersebut dari kotaknya. Setelah itu, McAfee, yang berada di tempat lain, akan membacakan pesan yang dikirimkan ke ponsel tersebut melalui panggilan Skype.

Menurut narasumber yang berbicara pada Gizmodo, McAfee menawarkan untuk menunjukkan demonstrasi ini kepada International Business Times dan Russia Today. Seorang narasumber lain juga menyebutkan bahwa McAfee berusaha untuk menawarkan untuk menunjukkan demonstrasi ini pada Business Insider.

"John McAfee menawarkan untuk mengirimkan ponsel kepada beberapa organisasi media dan mendatangkan pekerjanya untuk mendemonstrasikan bahwa McAfee, yang berada di tempat lain, dapat membaca pesan yang dikirimkan ke ponsel tersebut," kata Guido.

"Saya sarankan pada para wartawan, untuk membeli ponsel mereka sendiri. Karena, meskipun sebuah ponsel masih berada dalam kotak yang tersegel, tapi menyegel kotak ponsel yang sudah dibuka sebenarnya sangat mudah," ujar Guido.

Menurut Gizmodo, McAfee berusaha untuk memberitahukan kebohongan yang berbeda pada beberapa wartawan. Pada awalnya, dia berusaha untuk meyakinkan para wartawan bahwa dia berhasil meretas WhatsApp.

Namun, ketika para wartawan berusaha untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai peretasan ini, McAfee mengubah kebohongannya dan menyebutkan bahwa dia berhasil menemukan sebuah kesalahan fatal dalam desain Android.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473
Read More » >